Selasa, 13 Mei 2008

kumpulan kata kata bijak

u

Jauhilah dengki, karena dengki memakan amal kebaikan sebagaimana api memakan kayu bakar.
Nabi Muhammad SAW

Yang terbaik di antara kalian adalah mereka yang berakhlak paling mulia.
Nabi Muhammad SAW

Raihlah ilmu, dan untuk meraih ilmu belajarlah untuk tenang dan sabar.
Khalifah ‘Umar

Setiap orang di dunia ini adalah seorang tamu, dan uangnya adalah pinjaman. Tamu itu pastilah akan pergi, cepat atau lambat, dan pinjaman itu haruslah dikembalikan.
Ibnu Mas’ud

Ketahuilah bahwa sabar, jika dipandang dalam permasalahan seseorang adalah ibarat kepala dari suatu tubuh. Jika kepalanya hilang maka keseluruhan tubuh itu akan membusuk. Sama halnya, jika kesabaran hilang, maka seluruh permasalahan akan rusak.
Khalifah ‘Ali

Niat adalah ukuran dalam menilai benarnya suatu perbuatan, oleh karenanya, ketika niatnya benar, maka perbuatan itu benar, dan jika niatnya buruk, maka perbuatan itu buruk.
Imam An Nawawi

Aku mengamati semua sahabat, dan tidak menemukan sahabat yang lebih baik daripada menjaga lidah. Saya memikirkan tentang semua pakaian, tetapi tidak menemukan pakaian yang lebih baik daripada takwa. Aku merenungkan tentang segala jenis amal baik, namun tidak mendapatkan yang lebih baik daripada memberi nasihat baik. Aku mencari segala bentuk rezki, tapi tidak menemukan rezki yang lebih baik daripada sabar.
Khalifah ‘Umar

Pengetahuan tidaklah cukup; kita harus mengamalkannya. Niat tidaklah cukup; kita harus melakukannya.
Johann Wolfgang von Goethe

Pencegahan lebih baik daripada pengobatan.
Johann Wolfgang von Goethe

Kearifan ditemukan hanya dalam kebenaran.
Johann Wolfgang von Goethe

Ilmu pengetahuan tanpa agama adalah pincang.
Einstein

Perdamaian tidak dapat dijaga dengan kekuatan. Hal itu hanya dapat diraih dengan pengertian.
Einstein

Agama sejati adalah hidup yang sesungguhnya; hidup dengan seluruh jiwa seseorang, dengan seluruh kebaikan dan kebajikan seseorang.
Einstein

Dua hal yang membangkitkan ketakjuban saya - langit bertaburkan bintang di atas dan alam semesta yang penuh hikmah di dalamnya.
Einstein

Apa yang saya saksikan di Alam adalah sebuah tatanan agung yang tidak dapat kita pahami dengan sangat tidak menyeluruh, dan hal itu sudah semestinya menjadikan seseorang yang senantiasa berpikir dilingkupi perasaan “rendah hati.”
Einstein

Sungguh sedikit mereka yang melihat dengan mata mereka sendiri dan merasakan dengan hati mereka sendiri.
Einstein

Berusahalah untuk tidak menjadi manusia yang berhasil tapi berusahalah menjadi manusia yang berguna.
Einstein

Tidak semua yang dapat menghitung dapat dihitung, dan tidak semua yang dapat dihitung dapat menghitung.



Orang-orang dengan sifat pemalu secara naluri menyimpan kesadaran kalau diri mereka terlewatkan dari orang lain. Sifat pemalu biasanya membuat seseorang kehilangan kesempatan, kurang mendapat kesenangan dan terkucil dari hubungan sosial. Sifat pemalu dapat membawa banyak kerugian. Tapi bagi Anda yang memiliki sifat ini, tak perlu berkecil hati, karena pada dasarnya ada banyak cara untuk mengusir jauh-jauh sifat yang merugikan ini. Sebenarnya, formula dari rasa malu terdiri dari ‘terlalu berpusat pada diri sendiri’ dicampur dengan rasa gugup. Dan ada paduan yang lebih tak menyangkan, saat rasa malu itu mempengaruhi fisik Anda dengan cara ‘membajak’ ketenangan logis.

Rasa malu adalah sebuah kombinasi dari kegugupan sosial dan pengkondisian sosial. Untuk mengatasi rasa malu ini, yang Anda butuhkan adalah belajar bersikap rileks dalam pergaulan sosial. Dibutuhkan usaha untuk mengarahkan diri Anda jauh dari terlalu berpusat pada diri sendiri, serta memberi diri Anda ruang untuk mempraktekan kemampuan bercakap-cakap. Dalam kebanyakan kasus, emosi yang memuncak dalam bersosialisasi membuat orang menanggapi berbagai kejadian dengan rasa takut. Untuk memulai mengurangi rasa malu, bagi Anda yang pemalu, ada beberapa hal di bawah ini yang mungkin dapat Anda praktekan.

1. Pikirkan tentang cara Anda merasa dan bertindak di sekitar orang-orang yang telah Anda kenal, dimana Anda bisa merasa nyaman dan bersikap spontan. Alihkan perasaan itu saat Anda bertemu kenalan baru, begitu pula dalam situasi yang membuat rasa percaya diri Anda memudar.

2. Hindari terlalu memperhatikan diri Anda sendiri. Tentu saja, Anda boleh sedikit memikirkan tentang bagaimana Anda akan melewatkan perbicangan dengan orang banyak, tapi jika seluruh fokus Anda tercurah pada kata-kata sendiri dan perasaan Anda, selanjutnya Anda akan mulai merasa gugup sendiri. Ingat-ingat apa yang dikenakan oleh orang lain dan buat catatan tersendiri, dengarkan apa yang mereka perbincangkan, bayangkan dimana mereka tinggal, buat sebuah garis besar atau ingat-ingat nama mereka. Hal ini bukan hanya memberi Anda bahan perbincangan, tapi juga mencairkan ketegangan dalam bersosialisasi dan membuat perasaan Anda lebih tenang.

3. Buat pertanyaan terbuka pada semua orang. Banyak orang yang lebih senang bicara tentang diri mereka sendiri, dan temukan sebuah topik yang membuat orang lain tertarik. Apa yang membuat mereka tertarik akan membuat perbicangan berjalan menyenangkan bagi semua orang. Selalu ajukan pertanyaan yang memungkinkan jawaban lebih dari ya/tidak.

4. Berhentilah percaya pada imajinasi Anda. Mungkin Anda pernah membuat gambaran tentang sebuah liburan yang menyenangkan dan pada kenyataanya jauh berbeda dari yang Anda bayangkan. Itu menunjukan beatapa tak dapat dipercayanya bayangan kita sendiri. Berhentilah memikirkan apa yang dipikirkan orang lain, karena apa yang dipikiran orang lain tentang Anda, belum tentu sama persis seperti bayangan Anda.

5. Berhentilah memikirkan ’segalanya atau bukan apa-apa.’ Pemikiran ‘pasti begini/pasti begitu’ tertuang saat Anda mengalami emosi. Orang-orang yang sedang depresi, marah dan gelisah melihat kenyataan dari hal-hal ini dengan perbedaan yang ektrim. Bagi orang yang sedang marah ‘Anda salah’ dan ‘mereka benar,’ orang yang marah akan melihat dirinya ‘gagal’, sedang yang lain ‘berhasil.’ Jadi berhentilah berpikir kalau Anda mungkin telah mengatakan hal yang salah, atau orang lain akan membenci Anda. Saat Anda merasa rileks dalam pergaulan sosial, Anda juga akan mendapat lebih sedikit peringatan dari diri sendiri, karena dalam keadaan gugup, biasanya Anda akan mulai berpikir tentang segalanya atau bukan apa-apa.

6. Nikmati waktu Anda. Hindari mengatakan hal-hal tanpa berpikir terlebih dulu. Ajukan pertanyaan, dan jika mendapat pertanyaa. Anda dapat mempertimbangkan jawaban terlebih dahulu sebagai tanggapan Anda, jangan asal menjawab tanpa berpikir. Jawaban yang diluncurkan dengan perlahan merupakan cara bersikap santai.

7. Akhirnya, gunakan latihan hipnotis. Hipnotis merupakan cara tercepat untuk mengubah tanggapan instink/emosi Anda dalam setiap situasi. Hanya pikirkan bahwa pikiran dan tubuh Anda dalam keadaan rilek sewaktu bertemu orang baru. Sebenarnya, sewaktu Anda merasa santai seringkali Anda akan menemukan saat yang tepat untuk menerapkan hipnotis agar merasa lebih percaya dirisaat berhadapan dengan orang-orang baru, dan tentu saja pada titik ini rasa malu akan tersingkir dengan sendirinya.


Senin, 05 Mei 2008

Berpikir Positif



Bila kamu meletakkan kaca mata hitam pada kedua mata kamu,pasti apa saja yang kamu lihat akan terasa gelap dan hitam.Begitu juga jika dalam pikiran kamu selalu ngeres alias negatif terus,kamu akan melihat dunia ini pun tidak akan pernah ada enaknya.Semua serba menyebalkan,semua serba menjengkelkan.Bila kondisi seseorang seperti ini, maka sampai kapanpun dunia ini tidak akan membahagiakannya.

Berpikir positif itu sangat penting.Orang yang selalu berpikir positif, ketika sesuatu yang anggap jelek oleh orang lain,iapun bisa mengambil manfaatnya.Dengan demikian ia akan selalu mampu mengambil pelajaran dan hikmah dari setiap kejadian.Ini adalah kunci kesuksesan hidup.
Jadi apasih berpikir positif itu?berpikir positif adalah mencari hakl - hal yang positif dan peristiwa - peristiwa yang kita alami dengan melupakan hal - hal yang negatif.Bila orang yang berbicara kepada kamu, lihatlah sisi posisif dari pembicaraannya.Jika kamu mengalami problem,lihatlah dari sisi positif dengan tidak melupakan sisi-sisi lainnya dan berusahalah mengatasi problem itu.Bagaimana kita bisa membangun kebiasaan berpikir positif?Ikuti kiat-kiat berikut ini.
  • Berpegang teguh kepada agama Allah memohon perlindunganNya dan bertawakal kepadaNya.
  • Usahakan selalu berharap kebaikan
  • Jalani hidup dengan tenang dan sederhana
  • Berusahalah untuk mencari sisi positif pada orang lain
  • Fokuskan pada unsur unsur positif dala kehidupan
  • Jangan jadikan problem menguasai diri anda

Jumat, 02 Mei 2008

Remaja Positif



Kita tahu pasti,mengenai topik’problematika remaja’ telah menjadi konsumsi harian bagi media-media.Berbagai macam masalah bermunculan tanpa adanya penyelesaian.Dekadensi moral,pornografi,durhaka pada orang tua bahkan sampai pada tindakan kekerasan.Hal-hal seperti inilah yang dapat merusak moral para remaja masa kini.
Remaja positif adalah remaja yang bercirikan memeliki tingkat kepekaan yang tinggi dan tingkat perhatian yang tinggi pula.Selain itu juga dapat membedakan antara yang benar dan mana yang salah.Termasuk di dalamnya jenis remaja yang bisa menerima keadaan social kemasyaqrakatannya. Kita sebagai remaja juga harus dapat berlatih hidup bermasyarakat karena manusia tidak bisa hidup sendiri tanpa bantuan orang lain dan kita juga selamaya tidak akan hidup sebagai seorang remaja. Remaja positif cenderung terlibat secara intensif dalam mempertahankan nilai-nilai yang baik. Bisa diklatakan memiliki sifat menjaga dalam berbagai sifat, tingkah laku maupun kepribadian. Mereka tidak mau melakukan hal-hal atau tindakan yangtidak baik apalagi bila merugikan orang lain.
Remaja di sini memiliki perbedaan dengan yang lainnya. Remaja positif menanamkan diri mereka sebagai remaja yang mandiri jauh dari sikap yang setengah-setengah, percaya dengan dirinya sendiri dan tidak mengekor pada orang lain.

Senin, 18 Februari 2008

gapailah cita-cita setinggi bintang di langit


Generasi muda adalah generasi penerus bangsa ini. Kondisi bangsa kedepan ditentukan oleh kualitas generasi muda saat ini. Bila kondisi moral dan keilmuan mereka rendah, maka bangsa ini akan mengalami nasib yang tragis. Sebaliknya jika moral mereka mulia dan kemampuan keilmuan (ilmu pengetahuan dan teknologi) mereka dapat diandalkan,maka masa depan bangsa ini akan menggembirakan.

Kita harusmenanam suatu perbuatan dan tuailah suatu kebiasan dan perilaku.
Tanamlah suatu perilaku positif dan tuailah suatu keberuntungan dimasa depan. Janganlah merasa putus asa bila mengalami selalu kegagalan. Ingatlah bahwa kegagalan membawa keberhasilan dan raihlah impian serta fantasi kamu.